Kaca Sanesipun

Rabu, 04 September 2013

Brongkos Daging 'Warung Ijo Mbak Prih': Hitam, Mantab!

Nasi Brongkos. Hmmm...Menu khas Yogyakarta yang bener-bener khas Jogja. Apa itu brongkos? Brongkos sendiri beda arti dengan Brengkes, meskipun hurufnya sama tapi beda vokalnya saja. Brongkos adalah salah satu jenis sayur yang terbuat dari rempah-rempah dibalut santan dan gula jawa, sehingga menghasilkan warna kuah yang berwarna coklat. Di dalamnya berisi tahu kulit, kacang tholo, kadang ada juga kreceknya, dan sedikit suwiran daging sapi/ayam. Menu brongkos sejenis ini dapat dengan mudah ditemukan di pasar daerah Jogjakarta, misal Pasar Beringharjo dan Pasar Kranggan. Di Warung makan di area kampus sudah agak jarang yang menjual brongkos.
Lantas, apa yang istimewa dari Brongkos 'Warung Ijo Mbak Prih'? Brongkos yang di jual Warung Ijo ini special, karena merupakan brongkos daging. Jadi, isinya bukan tahu, suwiran daging, dan kacang tholo. Tapi isinya full daging sapi yang empuk dengan rasa yang khas dengan kuah berwarna hitam kental dengan rasa gurih yang menggoda lidah. 

Warung Ijo itu dimana sih? Warung Ijo sendiri merupakan sebuah warung legendaris yang dulunya terletak di bawah Jembatan Krasak, perbatasan antara provinsi DIY dengan provinsi Jateng di bagian utara. Dulunya, warung ijo ini hanya menjadi tempat istirahat sopir truk pasir yang lalu-lalang mengambil pasir di kali krasak, sebelah utara Pasar Tempel. Seiring berkembangnya waktu dan nikmatnya masakan di Warung Ijo, nama Warung Ijo ini menjadi semakin termashyur. Bukan hanya brongkos dagingnya saja, tapi babat dan iso gorengnya juga cukup menjadi legenda karena rasanya yang benar-benar 'bacem' dan gurih. Setelah pemilik asli Warung Ijo meninggal, Warung Ijo diambil alih oleh anak-anaknya. Awalnya, anak-anak pemilik Warung Ijo membuka warung sendiri-sendiri dan tersebar di daerah Jl Magelang Km 16-18, Tempel dengan ciri khas warna hijau. Kemudian, awal 2013 semuanya bergabung menjadi satu di Warung Ijo Mbak Prih dan berlokasi di Jl Magelang Km 17, Tempel dengan spanduk berwarna khas hijau dan bangunan dari kayu. Memang dari semua 'warung ijo' yang ada, brongkos Warung Ijo Mbak Prih memang dikatakan paling enak, paling khas, dan paling mirip dengan brongkos warung ijo yang lama.

Masalah harga? Mungkin brongkos daging ini menjadi menu yang sangat mewah di Jogja mengingat harga makanan di Jogja sangat murah. Seporsi Nasi Brongkos Daging ditambah dengan tempe mendoan, krupuk putih, krupuk legendar, dan peyek kacang serta minum es teh dapat ditebus dengan harga Rp 24.000,00. Ketika terbiasa di Jogja, dengan biaya segitu sekali makan mungkin mahal. Tapi, ketika sudah mencicipi brongkos dagingnya, dijamin rasanya wow dan tidak akan rugi!

Tertarik menikmati? Jangan lupa mampir jika menuju ke arah utara Jogjakarta!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar