Kaca Sanesipun

Selasa, 05 April 2011

Selayang Pandang Cilegon

Cilegon. Keberadaan kota ini kalah jauh dengan ketenaran Merak, meskipun secara fisik, kota Cilegon memiliki aktivitas yang lebih besar daripada Merak. Ketika melewati tol Jakarta-Merak, maka orang hanya akan melihat sekilas saja Kota Cilegon, lebih tepatnya orang hanya melihat exit tol Cilegon. Kota Cilegon yang sesungguhnya jarang dilewati orang, kecuali orang yang berkepentingan atau bis-bis malam trayek tujuan akhir Serang-Cilegon-Merak. Kota Cilegon sendiri terletak tidak lebih dari 10 km dari Pelabuhan Merak. Angkutan Kota Cilegon pun sudah menjangkau daerah Pelabuhan Merak. Untuk menuju Cilegon, ada banyak cara. Dari Jogja, sudah banyak Perusahaan Otobus yang melayani trayek Jogja-Cilegon-Merak. Diantaranya PO Rosalia Indah (Semin-Wonosari-Jogja-Jakarta-Merak), PO Santoso (Wonosari/Klaten-Jogja-Serang-Cilegon-Merak), PO Puspa Jaya (Solo-Jogja-Merak-Lampung), PO Sinar Jaya (Jogja-Merak), PO Sumber Alam (Klaten-Jogja-Merak), dan PO Putra Remaja (Jogja-Merak-Lampung-Palembang). Dari Surabaya pun dapat ditempuh dengan PO Rosalia Indah (Surabaya-Jakarta-Merak).
Sebenarnya apa yang menarik dari Cilegon ini? Jika ditanya demikian, banyak orang menjawab bahwa yang menarik dari Cilegon adalah adanya industri raksasa Krakatau Steel yang menjadi industri besi dan stainless steel terbesar se-Indonesia. Dulu, hampir semua produksi stainless steel mengandalkan hasil produksi Krakatau Steel atau lebih dikenal sebagai KS. Berbagai industri skala besar juga bernaung di Cilegon. Dibalik industri-industri besar tersebut, terdapat pesona wisata yang lainnya yang tersimpan dibalik padatnya Cilegon.
Masih ingat dengan Pelabuhan Anyer? Ya, Anyer sendiri menjadi sebuah tempat yang sangat penting pada masa penjajahan Belanda. Maka tak heran kalau Belanda membuat jalur Anyer-Panarukan, jalur yang menghubungkan dua pelabuhan penting, yang sekarang kedua-duanya telah kandas dan hanya menjadi pelabuhan biasa (lihat sekuel Panarukan). Pelabuhan itu sekarang masih ada, dan terletak di sebelah utara  komplek vila daerah Anyer, lebih kurang 5-7 km dari kota Cilegon menggunakan angkot berwarna biru, dan bisa dilihat dari pinggir jalan Cilegon-Anyer. Jalan menuju ke tempat ini sangatlah tidak mulus. Lubang-lubang yang menganga kadang berdiameter antara 1-2 meter. Hal ini lazim karena yang lewat jalan itu adalah truk-truk besar karena daerah itu merupakan daerah industri.
Selain itu, pantai Anyer (bukan Carita) juga bisa menjadi alternatif wisata daerah tersebut. Memandang ke arah laut lepas, bila cuaca bersahabat, akan terlihat dengan jelas Gunung Krakatau. Bersantai sejenak di tempat tersebut, terutama pada pagi hari, cukup membuat hati tenang. Pelataran yang luas, hawa yang sejuk, dan pemandangan gunung Krakatau. Tapi, di pantai ini yang pasti tidak diijinkan untuk berenang. Karena nyaris semua tepiannya berupa batu-batu karang yang besar. Dari Kota Cilegon, dapat ditempuh dengan Angkot Biru dengan tarif Rp 7.500,00 dan cukup berkata pada Pak Sopirnya untuk turun di pantai Anyer.
Selain itu, sopir angkot di Cilegon sangatlah ramah. Jangan takut untuk disesatkan oleh sopir angkot bila sedang bepergian ke Cilegon. Cukup sampaikan maksud dan tujuan bepergian, maka Anda akan ditunjukkan jalur ter-enak. Tarif yang diberikan pun wajar. Pada beberapa kota, mentang-mentang yang naik adalah wisatawan, maka tarif dimahalkan. Yang membuat saya menjadi teringat selalu dengan Cilegon adalah ketika saya naik angkot dari kota Cilegon menuju ke Terminal Merak. saya tidak rugi membayar tarif Rp 6.000,00 karena selain dihantarkan sampai depan terminal persis, padahal penumpangnya tinggal 2 : saya dan teman saya, saya juga diberikan saran dan gambaran kondisi mengenai terminal.
Sebuah kota kecil yang keberadaannya tentu tidak boleh dilupakan. Beberapa perbaikan penting juga perlu dilakukan. Pengembangan wisata di daerah Anyer juga perlu, terutama berkaitan Cilegon sebagai kota industri. Maka, jadilah Cilegon bukan sebagai kota yang terlupakan, melainkan kota yang akan selalu diingat dan dikunjungi.

1 komentar:

  1. Rest Area Solo – Pantai Indrayanti ...
    HUBUNGI: 085-628-444-56 / 085-227-623-449
    2.25-17 = Rp. 65.000,-
    2.50-17 = Rp. 65.000,-
    2.75-17 = Rp. 65.000,-
    Ban Murah – Berkwalitas – Made In Indonesia

    TOKO BAN MOJOREJO
    Jl. Raya Watukelir – Semin Km.3 Alascilik (Pule)
    Tegalgiri, Krajan, Weru, Sukoharjo
    (600 meter utara pasar Candirejo-Semin GK)
    Toko sebelah timur jalan.. Habis tanjakan..
    Buka sampai malam.. Hari Besar & Minggu tetap buka..

    Sedia aneka macam olie:
    Shell Adv AX5, Shell Adv SX, Enduro 4T, Federal UT, Federal Flick, Castrol Go, Castrol Activ, Yamalube, Mesran, Evalube 2T, SGO 4T, Top1, AHM MPX1, AHM MPX2

    Menjual berbagai macam Makanan Ringan – Snack Grosiran – Jual kiloan..
    (Singkong bakar, tempe kripik, gadung, stik balado, cumi sayur, lipetan, kripik singkong, manggar pedas, makroni, potato stik, kembang jambu, kacang, dll..)

    Kami sediakan untuk anda segala alat tulis kantor (ATK) & accesories perlengkapan sekolah, jam tangan gaul, kalkulator, perlengkapan pramuka..

    BalasHapus