Kaca Sanesipun

Kamis, 22 Januari 2015

Menilik Tongkonan Terbesar di Pallawa

Tongkonan terbesar? Adakah? Kok sepertinya tongkonan itu ukurannya segitu-segtu aja ya? Jawabannya, ada. Tongkonan terbesar di Toraja ada di situs Pallawa.
Kompleks Tongkonan Pallawa

Tongkonan adalah rumah adat Toraja, sekaligus memiliki arti sebagai tempat berkumpul. Berasal dari kata tongkon yang berarti berkumpul, mendapat akhiran an. Sehingga memiliki arti sebagai tempat berkumpul. Kalau dalam bahasa Suroboyoan, nyaris mirip dengan Cangkrukan. Meskipun arti sesunguhnya sangat beda.

Situs Pallawa ini terdapat beberapa buah tongkonan yang dibuat berhadapan dengan Allang, lumbung. Berada pada sebuah halaman yang sangat luas, dengan bagian belakangnya berdiri rumah-rumah sederhana.

Tongkonan yang paling besar di Pallawa ini kabarnya terpajang ratusan tanduk kebau pada tiang depannya. Kebetulan saat berkunjung tidak sempat menghitung. Tapi dari jumlahnya memang sangat banyak.
Tongkonan yang sedang direnovasi

Pada bulan Desember 2014-Februari 2015 ini ada satu tongkonan yang sedang diernovasi karena kabarnya beberapa waktu lalu atapnya ambruk.

Sebagian kecil tongkonan di Pallawa masih menjadi rumah tinggal bagi pemiliknya. Maka, hanya tongkonan khusus saja yang bisa Anda lihat bagian dalamnya. Jangan sampai salah masuk ke dalam tongkonan milik orang yang masih ditinggali.
Kayu untuk bahan baku membuat tongkonan

Selain melihat tongkonan, karena sedang ada tongkonan yang dibangun, Anda dapat menyaksikan proses pembuatannya berikut bahan-bahannya. Kayu yang digunakan mayoritas adalah kayu glugu (kayu kelapa) dengan atap berupa bambu yang disusun sedemikian rupa. Kalau hujan bocor dong? Tentu saja tidak. Inilah uniknya dan khasnya masing-masing daerah.
Seekor kerbau merumput di daerah sekitar Pallawa


Jika ingin mencari oleh-oleh, di situs Pallawa ini kurang menyediakan barang yang khas. Mungkin hanya gelang atau souvenir dari bahan tanduk kerbau saja. Selain melihat-lihat, Anda juga bisa menyaksikan kegiatan sehari-hari warga sekitar yang tinggal di Tongkonan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar